Cara Membuat Subdomain di Blogger dengan Custom Domain

Panduan cara membuat subdomain di Blogger menggunakan custom domain. Pelajari pengaturan CNAME, DNS, verifikasi domain, hingga HTTPS.

Cara Mudah Membuat Subdomain di Blogger dengan Custom Domain
Membuat subdomain di Blogger sebenarnya tidak jauh berbeda dengan memasang custom domain pada blog Blogspot. Bedanya, kali ini kita tidak menggunakan domain utama, melainkan membuat alamat baru yang masih berada di bawah domain induk.

Misalnya, sobat sudah memiliki domain romli.net, kemudian ingin membuat blog baru dengan alamat reviews.romli.net. Nah, alamat tersebut merupakan subdomain yang bisa digunakan untuk mengelompokkan konten tertentu agar terpisah dari blog utama.

Lalu, bagaimana cara membuat subdomain di Blogger tanpa harus menyewa hosting lagi?

Baca Juga • Membuat Kotak Pencarian Teks di Blogspot (Tanpa PHP, Anti Refresh)
• Asyiknya Transfer Domain
• Fungsi robots.txt: Pengertian, Contoh, dan Cara Setting SEO yang Benar
• Mengatasi You're About to Be Redirected di Blogger: Solusi SEO
• Cara Mengatasi Custom Domain Blogger Tidak Bisa Dibuka Tanpa WWW

Caranya cukup mudah. Sobat hanya perlu membuat blog baru di Blogger, mengatur custom domain, kemudian menambahkan record CNAME pada pengaturan DNS domain.

Sebelum masuk ke tutorial, mari kita pahami sedikit tentang subdomain.

Apa Itu Subdomain?

Secara sederhana, subdomain adalah bagian dari sebuah domain yang ditambahkan di depan nama domain induk dan dipisahkan dengan tanda titik (.).

Contohnya adalah mail.google.com.

Pada alamat tersebut:
  • mail adalah nama subdomain.
  • google.com adalah domain induk.

Subdomain dapat digunakan untuk mengelompokkan konten atau layanan yang berbeda dalam satu domain utama. Misalnya, untuk membuat blog ulasan produk, toko online, forum, atau website khusus dengan tampilan dan pengelolaan tersendiri.

Contoh lainnya:
  • blog.domain.com untuk blog.
  • shop.domain.com untuk toko online.
  • reviews.domain.com untuk website ulasan.
  • forum.domain.com untuk forum diskusi.

Dengan menggunakan subdomain, sobat bisa membuat beberapa blog dengan tujuan berbeda tanpa harus membeli domain baru untuk setiap blog.

Menariknya, jika menggunakan Blogger, sobat juga bisa membuat blog dengan subdomain sendiri tanpa perlu menyewa hosting web secara terpisah.

Syaratnya, tentu saja sobat sudah memiliki domain sendiri atau custom domain, misalnya domain dengan ekstensi .com, .net, atau ekstensi lainnya yang didukung penyedia domain.

Nah, pada artikel ini kita akan mencoba membuat subdomain di Blogger menggunakan domain yang sudah kita miliki.

Mari kita mulai!

Cara Membuat Subdomain di Blogger

Sebelum melakukan pengaturan DNS, pastikan sobat sudah memiliki domain aktif dan akses ke dashboard pengelolaan DNS dari penyedia domain tersebut.

Jika domain sudah siap, ikuti langkah-langkah berikut.

1. Buat Blog Baru di Blogger

Langkah pertama adalah membuat blog baru di Blogger, seperti ketika sobat membuat blog pada umumnya.
  1. Buka Blogger, kemudian login menggunakan akun Google.
  2. Buat blog baru jika belum memilikinya.
  3. Tentukan nama dan alamat blog sementara dengan akhiran blogspot.com.
  4. Selesaikan proses pembuatan blog.

Jika sobat sudah memiliki blog yang ingin dipasangi subdomain, langkah ini bisa dilewati.

Akun Google yang digunakan untuk membuat blog baru boleh sama dengan akun blog utama ataupun berbeda. Jadi, silakan sesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.

2. Masukkan Subdomain di Pengaturan Blogger

Setelah blog baru dibuat, sekarang kita masuk ke tahap pengaturan custom domain.

Caranya sebagai berikut:
  1. Login ke dashboard Blogger.
  2. Pilih blog yang akan menggunakan subdomain.
  3. Masuk ke menu Setelan.
  4. Cari bagian Publikasi.
  5. Klik Domain kustom atau Custom domain.
  6. Masukkan alamat subdomain yang diinginkan.
Sebagai contoh, kita akan menggunakan:
reviews.romli.net

Ganti alamat tersebut dengan subdomain milik sobat sendiri.

Selanjutnya, klik Simpan.

Jika muncul pesan kesalahan yang menyatakan bahwa domain belum diverifikasi atau record CNAME belum ditemukan, tidak perlu panik. Hal ini biasanya terjadi karena subdomain tersebut belum diarahkan ke Blogger melalui pengaturan DNS.

Blogger akan menampilkan informasi CNAME yang harus ditambahkan. Simpan informasi tersebut karena akan kita gunakan pada langkah berikutnya.

Catatan: Jangan menutup halaman Blogger sebelum mencatat kedua record CNAME yang ditampilkan, terutama kode verifikasi uniknya.

3. Catat Record CNAME dari Blogger

Setelah memasukkan subdomain, Blogger biasanya menampilkan dua record CNAME yang perlu ditambahkan ke pengaturan DNS domain.

Record tersebut terdiri dari:
  • CNAME pertama, yang mengarahkan subdomain ke layanan Blogger.
  • CNAME kedua, yang berisi kode unik untuk verifikasi kepemilikan domain.

Contoh ilustrasinya seperti berikut:

TypeHost/NameDestination/Target
CNAMEreviewsghs.google.com
CNAMEKode unik dari BloggerTarget unik dari Blogger

Tabel tersebut hanya contoh. Gunakan nilai persis seperti yang ditampilkan oleh dashboard Blogger, karena kode unik dan target verifikasi dapat berbeda untuk setiap blog.

Pada kolom Host atau Name, penyedia domain tertentu mungkin meminta nama lengkap subdomain, sedangkan penyedia lainnya hanya membutuhkan bagian depannya, misalnya reviews.

Simpan kedua record tersebut agar tidak salah memasukkan data ketika melakukan pengaturan DNS.

Bagaimana jika CNAME tidak muncul?

Pada beberapa kondisi, Blogger mungkin tidak langsung menampilkan informasi CNAME yang dibutuhkan.

Jika mengalami hal ini, coba periksa kembali alamat domain yang dimasukkan dan pesan yang muncul pada dashboard Blogger.

Pastikan pula sobat menggunakan subdomain yang benar dan bukan sekadar alamat blog blogspot.com.

Jika Blogger meminta verifikasi kepemilikan domain, sobat bisa memeriksa petunjuk verifikasi melalui Google Search Console. Namun, perlu diingat bahwa record verifikasi Search Console tidak selalu sama dengan record yang dibutuhkan untuk menghubungkan subdomain ke Blogger.

Karena itu, tetap gunakan kedua CNAME yang secara khusus diberikan oleh Blogger untuk konfigurasi custom domain.


Terkadang, kode HOST dan DESTINATION / TARGET yang akan dibutuhkan untuk seting cname nantinya ini tidak muncul pada dashboard blogger ini dan hanya muncul pesan "Penyimpanan berhasil"
 
Cara untuk mendapatkan kode HOST dan DESTINATION / TARGET ini adalah,
• Buka tab baru di browser dan loginlah ke google webmaster tools, pilih TAMBAHKAN PROPERTI, tuliskan subdomain baru tadi, lakukan Verifikasi >> Metode verifikasi >> Pilih penyedia nama domain >> Pada drop down "Masuk ke penyedia nama domain Anda" pilih nama registrar (pilih 123Reg)

• Klik opsi alternatif "Tambahkan rekam CNAME", maka akan muncul kode "HOST dan DESTINATION / TARGET"
• Copy dan pastekan pada Cname yang ada di Cpanel (pada tahap ini langsung buka tab baru untuk login ke Cpanel untuk penyetingan Cname)

• Atau klik ->


https://www.google.com/webmasters/verification/home?hl=en

Cara Membuat Subdomain di Blogger dengan Custom Domain

Pada gambar,
Untuk kode hostingnya gunakan sederet karakter CNAME Label (12 karakter) dan bila tidak terdapat 12 karakter, maka copy semua kode tersebut dan paste pada label/host di seting Cname.
Dan untuk Destination/Target gunakan semua karakter yang ditampilkan.
 

4. Atur CNAME di Penyedia Domain

Sekarang kita masuk ke pengaturan DNS pada penyedia domain tempat sobat membeli domain.

Misalnya, domain dibeli melalui Rumahweb, Niagahoster, Cloudflare, atau penyedia domain lainnya. Nama menu dan tampilan dashboard mungkin berbeda, tetapi prinsip pengaturannya sama.

Berikut langkah-langkahnya:
  1. Login ke akun penyedia domain.
  2. Pilih domain induk yang akan digunakan.
  3. Buka menu DNS Management, DNS Zone, atau pengaturan DNS.
  4. Tambahkan record baru dengan tipe CNAME.
  5. Masukkan Host/Name sesuai data yang diberikan Blogger.
  6. Masukkan Destination/Target sesuai data CNAME dari Blogger.
  7. Simpan record tersebut.

Lakukan hal yang sama untuk CNAME kedua yang berisi kode verifikasi unik.

Misalnya, jika subdomain yang ingin dibuat adalah reviews.romli.net, record pertama secara umum akan mengarahkan nama reviews ke ghs.google.com, sedangkan record kedua menggunakan kode verifikasi unik dari Blogger.

Perhatikan bahwa cara mengisi kolom Host bisa berbeda pada setiap penyedia DNS. Ada yang meminta reviews, ada pula yang menggunakan nama lengkap reviews.romli.net.

Jadi, sesuaikan dengan petunjuk pada dashboard penyedia domain sobat.

Jika sudah selesai, pastikan kedua record tersimpan dengan benar.

5. Simpan Kembali Pengaturan Domain di Blogger

Setelah record CNAME ditambahkan, kembali ke tab dashboard Blogger yang tadi dibiarkan terbuka.

Kemudian klik Simpan kembali pada pengaturan domain kustom.

Jika record DNS sudah terbaca dan verifikasi berhasil, Blogger akan menerima subdomain tersebut sebagai alamat blog.

Namun, jika masih muncul pesan kesalahan, tunggu beberapa saat lalu coba kembali. Perubahan DNS tidak selalu langsung terdeteksi oleh sistem.

Pastikan juga tidak ada record DNS lama yang bertentangan dengan konfigurasi baru.

Jika berhasil, subdomain yang sebelumnya belum bisa digunakan sekarang sudah terhubung dengan blog Blogger sobat.

6. Aktifkan HTTPS pada Subdomain

Supaya subdomain dapat diakses dengan aman, periksa pengaturan HTTPS di Blogger.

Masuk ke menu Setelan, kemudian cari bagian HTTPS.

Periksa opsi berikut:
  • Ketersediaan HTTPS: aktifkan jika tersedia.
  • Pengalihan HTTPS: aktifkan setelah sertifikat HTTPS siap digunakan.

Blogger mungkin membutuhkan waktu untuk menerbitkan sertifikat SSL bagi subdomain yang baru ditambahkan.

Jika HTTPS belum langsung aktif, tunggu sampai proses selesai dan periksa kembali secara berkala.

Setelah sertifikat tersedia, coba akses subdomain menggunakan alamat HTTPS, misalnya https://reviews.romli.net.

Dengan begitu, subdomain sudah siap digunakan untuk mempublikasikan konten.

Berapa Lama Subdomain Blogger Bisa Diakses?

Setelah seluruh pengaturan selesai, subdomain terkadang bisa langsung digunakan. Namun, ada juga kondisi ketika perubahan membutuhkan waktu beberapa jam hingga 24–48 jam atau lebih, bergantung pada propagasi DNS dan proses penerbitan sertifikat HTTPS.

Jika subdomain belum bisa dibuka, jangan langsung mengubah semua pengaturan.

Periksa kembali record CNAME, pastikan tidak ada kesalahan penulisan, kemudian tunggu sampai perubahan DNS terdeteksi.

Jika masih mengalami kendala setelah waktu yang cukup, sobat bisa memeriksa status DNS melalui layanan pemeriksa DNS atau meminta bantuan penyedia domain.

Apakah Membuat Subdomain di Blogger Membutuhkan Hosting?

Tidak perlu menyewa hosting web terpisah hanya untuk menjalankan blog Blogger dengan custom subdomain.

Blogger menyediakan layanan hosting untuk blog yang dikelola melalui platformnya. Sobat hanya perlu memiliki domain dan mengatur DNS agar subdomain terhubung ke Blogger.

Namun, perlu diingat bahwa subdomain ini tetap menggunakan layanan Blogger. Jika ingin memasang aplikasi atau menjalankan website dengan teknologi yang tidak didukung Blogger, kebutuhan hosting dan konfigurasi teknisnya tentu berbeda.

Kesimpulan

Cara membuat subdomain di Blogger sebenarnya cukup mudah. Sobat hanya perlu membuat blog baru, memasukkan subdomain pada menu Domain kustom, kemudian menambahkan dua record CNAME yang diberikan Blogger ke pengaturan DNS domain.

Setelah itu, simpan kembali pengaturan di Blogger dan tunggu sampai subdomain berhasil terhubung. Jangan lupa memeriksa pengaturan HTTPS agar blog dapat diakses dengan koneksi yang aman.

Dengan cara ini, sobat bisa membuat beberapa blog dengan alamat subdomain berbeda tanpa harus membeli domain baru untuk masing-masing blog.

Semoga tutorial cara mudah membuat subdomain di Blogger ini bermanfaat bagi sobat blogger semua.

Happy blogging!

 

Posting Komentar