Tuesday, October 10, 2017

Penyearah gelombang penuh (Bridge)

Penyearah (rectifier) dengan sistim jembatan ini paling banyak digunakan sebagai sumber tenaga dari rangkaian elektronika.
Penyearah sistim jembatan memerlukan empat buah dioda D1, D2, D3 dan D4.
Trafo yang digunakan tidak mempunyai center tap gambar 1 (a).

Penyearah gelombang penuh (bridge)
Gambar 1 (a)

Perhatikanlah cara pemasangan dioda, keempat panahnya semua menunjuk ke atas atau dapat juga keempatnya dipasang menunjuk ke bawah.

Pada setengah perioda pertama ujung A positif dan ujung B negatif, dioda D1 dan D2 akan menghantar gambar 2 (b).
Dioda D3 dan D4 pada saat ini berada dalam keadaan reverse bias.
Rangkaian arus dioda D1 dan D2 dinyatakan dengan anak panah tebal.
Pada tahana RL akan mengalir arus X ke Y berbentuk pulsa-pulsa setengah sinus seperti pada gambar 3 (d) (t1-t2).

Penyearah gelombang penuh (bridge)
Gambar 2 (b) / (c)

Pada setengah periode kedua terjadi sebaliknya, ujung A negatif dan ujung B positif, pada saat ini dioda D3 dan D4 menghantar, perhatikan gambar 2 (c).
Dioda D1 dan D2 berada dalam reverse bias.
Rangkaian arus dioda D3 dan D4 dinyatakan dengan anak panah tipis.
Pada tahanan RL tetap akan mengalir arus dari X ke Y berbentuk pulsa setengah sinus gambar 3 (d) t3 - t4.

Penyearah gelombang penuh (bridge)
Gambar 3 (d)

Dari gambar 3 (d) menjadi jelas bahwa ternyata penyearah sistim jembatan bekerjanya sama dengan penyearah gelombang penuh, sehingga tegangan rata-rata yang dihasilkan pada tahanan RL adalah:
Vr=2Vm/r

Kelebihan penyearah ini terutama adalah ada dua dioda yang tersambung seri dehingga masing-masing dioda hanya akan menhahan tegangan reverse maksimum sebesar Vm/2
Baca juga: Penyearah gelombang penuh (Trafo CT)Selain itu penyearah ini dapat dikontruksikan dalam satu unit yang sudah terdiri dari empat dioda yang saling dihubungkan di dalamnya atau dipasaran dikenal dengan nama dioda kuprok.
Dengan demikian wujudnya lebih praktis dan mudah dipasang.

Sumber: buku paket ilmu elektronika 2