Tuesday, October 10, 2017

Catu daya, penyearah setengah gelombang

Istilah sederhananya dari catu daya adalah sumber tegangan.
Catu daya difungsikan untuk men-supply atau menghidupkan suatu rangkaian atau mengaktifkan suatu rangkaian sehingga ragkaian tersebut dapat berfungsi seperti yang diharapkan.
Catu daya yang umum dipakai adalah bersumber dari tegangan AC, biasa kita menyebutnya listrik PLN.
Tegangan AC adalah tegangan bolak-balik / besaran yang nilainya selalu berubah-ubah secara periodik (positif dan negatif) menurut bentuk sinus.
Dinamakan bolak-balik karena kedua kutubnya selalu berbolak-balik potensialnya / berbolak-balik kutub kutub negatif positifnya.
Jadi pada tegangan AC tersebut atau istilah asingnya adalah Alternating Current, kita tidak bisa mengetahui yang mana kutub positifnya dan yang mana kutub negatifnya.

Catu daya yang digunakan untuk menyupply suatu rangkaian umumnya membutuhkan tegangan DC (tegangan searah).
Di artikel ini kita akan membahas proses-proses dari tegangan AC menjadi tegangan DC atau biasa kita menyebutnya dengan istilah penyearah atau proses menyearahkan dari tegangan AC ke DC.
Pada proses penyearahan tersebut terbagi menjadi dua yaitu,
- Penyearahan setengah gelombang dan
- Penyearahan gelombang penuh menggunakan trafo CT.
- Penyearahan gelombang penuh menggunakan dioda bridge.

PENYEARAH SETENGAH GELOMBANG
Kumparan primer trafo disupply tegangan bolak-balik (AC) 240V, 50Hz.
Pada kumparan skunder (masih bertegangan AC tapi sudah diturunkan menjadi 12V) dipasang tahanan beban RL seri dengan dioda.

Penyearah setengah gelombang
Penyearah setengah gelombang

Grafik penyearah setengah gelombang
Grafik penyearah setengah gelombang

Seperti pada gambar,
Pada saat t1 - t2 tegangan ujung A sedang positif (grafik a) sehingga pada saat setengah perioda ini dioda akan dilewati arus I (t1-t2) grafik b.
Arus ini akan melewati tahanan RL, sehingga antara ujung-ujung C dan D terjadi tegangan sebanding dengan besarnya arus (t1-t2) grafik c.

Pada saat t2-t3 ujung A negatif, dioda menerima tegangan reverse, pada tahanan RL akan mengalir arus reverse (t2-t3) grafik b, arus ini besarnya hanya beberapa miliamper, oleh karena itu sering diabaikan.
Pada saat ini antara ujung C dan D akan terjadi tegangan, tetapi sangat kecil (t2-t3) grafik c.

Bila ujung A kembali positif (t3-t4) proses yang sama akan terjadi lagi, demikian seterusnya bila kumparan primer dimasuki tegangn bolak-balik berbentuk sinus (grafik a), maka pada tahan RL akan terdapat pulsa positif saja (grafik c).

Proses perubahan tegangan bolak-balik menjadi pulsa-pulsa positif inilah yang disebut menyearahkan.

Disebut penyearah setengah gelombang karena hanya setengah periode saja dari tegangan bolak-balik yang dimanfaatkan, sehingga setengah peiode yang lain dipotong (dibuang).

Semoga bermanfaat..
Sumber: buku paket ilmu elektronika 2