Sunday, March 29, 2015

Cara mengukur tegangan menggunakan AVO-Meter

Halo sobat pembaca kali ini penulis akan mencoba berbagi cara yang mudah untuk mengukur atau mengetahui tegangan / voltage menggunakan avometer.
Istilah AVO diambil dari singkatan: Ampere (arus), Volt (tegangan), Ohm (hambatan).
AVO-Meter ini biasa juga disebut dengan istilah multimeter atau juga multitester.
Kenapa disebut multi? Karena Avo meter ini dapat digunakan untuk mengukur lebih dari satu, satuan listrik dalam satu alat ukur saja.
Baca juga: Cara mengukur resistor menggunakan AVO-Meter
Mari memulai..
Bila kita belum mengetahui berapa volt tegangan yang akan kita ukur.
Yang perlu dilakukan adalah, sebaiknya putarlah selektor pada posisi angka tertinggi, dengan tujuan agar alat menjadi lebih awet dan tidak merusakkan jarum meter. karena bila tegangan yang kita ukur ternyata melebihi skala yang ada maka jarum akan bergerak mentok.
Dan dikhawatirkan spul jarum meter menjadi terbakar karena tegangan yang melebihi skala ukur tersebut.

Cara mengetahui jenis tegangan yang akan kita ukur tersebut apakah AC atau DC,
Putar selektor pada posisi DC,
Tempelkan masing-masing probe (colokan) pada sembarang kutub (polaritas) yang ada.
Bila ternyata jarum bergerak ke kanan, lalu kita membalikkan probe dan ternyata jarum bergerak ke kiri, berarti tegangan yang kita ukur tersebut adalah tegangan DC.
Bila tegangan tersebut adalah tegangan AC dan kita mengukurnya pada selektor DCV, maka jarum akan sedikit bergerak walaupun kita membolak-balik probe.

Untuk pengukuran selanjutnya, putarlah selalu selektor pada posisi DC Voltage bila tegangan yang diukur adalah tegangan DC.
Dan putarlah pada posisi AC bila tegangan yang diukur adalah tegangan AC.
Dengan tujuan agar pembacaannya selalu akurat.

Cara pembacaan skala.
Pada tahap ini adalah sangat mudah, karena untuk membaca hasil pengukurannya kita tinggal menyesuaikan skala meter dengan angka yang di selektor.
Misal kita memutar selektor pada angka 10 (seperti pada gambar) berarti batas yang kita ukur adalah sampai 10 volt saja, dan skala yang kita baca adalah sederetan angka yang berakhir dengan angka 10 itu.
Pada gambar, jarum menunjuk pada angka 6 dan skala yang kita gunakan adalah 10 karena selektor kita pilih pada angka 10, jadi tegangan yang terukur adalah 6V DC seperti pada skala.

Cara mengukur tegangan menggunakan AVO-Meter

Cara mengukur tegangan menggunakan AVO-Meter

Begitu juga bila anda memutar selektor pada angka 250, maka batas maksimal yang sobat ukur adalah 250 volt dan meter skala yang digunakan untuk pembacaan adalah 250 (lihat gambar).

Untuk pembacaan tegangan AC adalah sama cara pembacaannya seperti ketika mengukur tegangan DC, bedanya putar selektor pada posisi ACV.
Mudah bukan?
Semoga artikel tentang cara mengukur tegangan menggunakan avometer ini bermanfaat untuk pembaca semua..  

7 komentar

nyimak aja mas.hehe
engga ngerti yg ginian saya mas.hehe

Belajar makanya mas, nambah wawasan hehe :D

Salam kenal. Ingat posting ini ingat pelajaran fisika jaman baheula, hehe..
Salam

Mohon maaf, bila admin telat membalas.. untuk kirim pertanyaan silahkan kunjungi fanpage: fb.com/romli.net